Sabtu, 15 November 2014

artikel kerajinan dari bahan lunak



Kerajinan dari bahan lunak
1. Pengertian bahan lunak
Bahan adalah material yang memiliki sifat tertentu yang dapat mempengaruhi hasil karya yang dibuat dari material tersebut.
Bahan lunak, yaitu bahan yang memiliki sifat fisik empuk/lunak sehingga sangat mudah dibentuk. Contoh yang sering dpakai sebagai bahan dalam pembuatan produk kerajinan tangan adalah sabun batangan, lilin parafin, tanah liat, bubur kertas dan clay. 
2. Jenis Bahan Lunak dalam Kerajinan Tangan
a.  Sabun Batangan
Sabun adalah surfaktan yang dipakai dengan air untuk mencuci dan membersihkan. Surfaktan artinya molekul yang memiliki gugus polar yang suka-air (hidrofilik) dan gugus non-polar yang suka-minyak (lipofilik) sekaligus, sehingga dapat mempersatukan campuran yang terdiri dari minyak dan air. Umumnya sabun berupa padatan tercetak yang disebut batang, sehingga disebut sebagai sabun batangan. Meskipun saat ini terdapat jenis sabun cair, namun yang dipakai dalam kerajinan tangan adalah sabun batangan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbdeNCJCkHlWWHVjXzgml8SwLx2zww9MNIUk8T3BI1O5q_srtfPDEG9VuvdKKKnaxZWcfLWmagUcAfLkQEIrMXyJbLuCR66GaSV3XY8i5O8ovghrArJ2BPdwco3v6fyjcZVxdaYyFIQ2w/s1600/Contoh+Sabun+Padat.jpg
b.  Parafin
Parafin merupakan salah satu bentuk dari hasil olahan minyak bumi. Parafin menjadi bahan dasar dalam pembuatan produk karya kerajinan lilin hias. Bahan ini berbentuk lempengan, namun ada juga berupa pellet atau butiran. Parafin memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
  • Titik-leburnya 56oC hingga 60oC
  • Tidak berwarna
  • Tidak beracun
  • Dalam keadaan cair menyerupai air
Parafin mengalami penyusutan yang rendah, sehingga kurang baik untuk pembuatan lilin cetak. Oleh karena itu diperlukan bahan tambahan (additive) yaitu Sterin.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpGKrYXkDusoiwA3cIzxCr0ohLX3AtBQch6aaJz39Y7wYuuijL8zVEu2we0tr0fLCbuLl7X33NKAzxl1vtSxb_FUhzpd9wu6CznMBxRf3jouJ3Idl7eDR2SAKgqroojZQDEid2sR2G-lY/s1600/parafin+dan+sterin.jpg
c.   Tanah Liat
Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:
  • Sulit menyerap air sehingga lahan yang berupa tanah liat primer tidak cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.
  • Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanah yang satu dengan lainnya.
  • Dalam keadaan kering, butiran tanahnya terpecah-pecah secara halus.
  • Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya yang dalam pembuatannya harus dibakar dengan suhu diatas 1.000oC.
Jenis tanah liat:
  • Tanah liat primer, dihasilkan dari pelapukan batuan karena tenaga endogen namun tidak berpindah dari batuan induknya, sehingga sifatnya lebih murni daripada tanah liat sekunder. Tanah liat jenis ini berwarna putih atau putih kusam. Termasuk tanah liat jenis ini adalah kaolin, bentonite, feldspatik, kwarsa dan dolomite.

    Ciri-ciri tanah liat primer adalah:
    • warna putih sampai putih kusam
    • cenderung berbutir kasar,
    • tidak plastis,
    • daya lebur tinggi,
    • daya susut kecil
    • bersifat tahan api
    • Suhu matangnya antara 1.300oC hingga 1.400oC

  • Tanah liat Sekunder, merupakan jenis tanah liat hasil pelapukan batuan oleh tenaga eksogen sehingga mengalami perpindahan tempat atau terpisah jauh dari batuan induknya, dan kemudian mengendap di suatu tempat.

    Ciri-ciri tanah liat sekunder:
    • Kurang murni
    • Cenderung berbutir halus
    • Berwarna krem/abu-abu/coklat/merah jambu/kuning
    • Lebih plastis daripada tanah liat primer
    • Daya susut lebih besar daripada tanah liat primer
    • Suh matangnya antara 900oC hingga 1.400oC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheViJpcosZ13thsK0XL_i0XdVhr1dGU5vo_ya16oIb9Y6s5eID9jo5Wm3mpIFq_Tomk_H2fgT9cMf1L9pg0oew3D0NJjcIkUYhlavWop7naSNTwtV-qeNiei-TlS3Twcs0-cQasMJoKcc/s1600/Contoh+tanah+liat+primer+dan+sekunder.jpg

Clay
Sebenarnya istilah "clay" berarti tanah liat, akan tetapi dalam dunia kerajinan istilah tersebut bisa diartikan sebagai tanah liat buatan. Terdapat clay yang terbuat dari adonan tepung, parafin, bubur kertas dan polymer. Terdapat beberapa macam clay, yaitu:
  • Parafin Clay
    Terbuat dari bahan parafin, bersifat lunak dan mudah dibentuk dan tidak akan mengeras.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjS7-jE6RvinY3CvO7S0Ix6G29_MWhX_ZzKM4re9tiiTPe8cUfu94IqKgL9WrTrNotIkbFeHNkkGGDCQqq0PjxTgRH2AwnlaN94PuVlxG1cTDEMbpEg-J34zEUI5a3Yy1iDXqXkzTitlRA/s1600/Contoh+Parafin+Clay.jpg
  • Plastisin Clay
    Terbuat dari bahan plastisin yang lunak, namun tidak selunak parafin clay.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKfODYbYPaodHNA8Ux22jwW7KgZ6ThlmVXP0DMfiRPQrqJusI_FK_Qt6rawtprUJwDQU4h4Y5x_m45Z3ExwuXnkzpHjYbnqgfXoq0wUVLh1Bib7WUpKf9V2C37yhZsZA_siZiqW7_tZN4/s1600/Contoh+Plastisin+Clay.jpg

  • Paper Clay
    Merupakan jenis clay yang terbuat dari bubur kertas. Hasil akhirnya akan mengeras setelah diangin-anginkan. Sentuhan akhir adalah dengan cara dicat.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtkkkoMdQCCMrIuDpxbfP3-oBAeGhewWbnasjN8tNP5gbroxRRaK_JMSF2YakPpz6abIY-2rNRPlXEpQrCU0fc5d35jsxp9ixFi6KbEBdIxM__l3lE4QIFuhvv5ZhnVlrraFKa2FUykRY/s1600/Contoh+Bahan+Dasar+Paper+Clay.jpg

  • Flour Clay
    Jenis clay ini terbuat dari adonan tepung, lem, aroma dsb. Bisa berupa tepung tapioka, tepung terigu, tepung roti atau jenis tepung lainnya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHtcM1_Jv1ErAdEhaQV-w9objuW2vHlRgO2CJ00wHh7R2V66ZA0fZNVSL03dGQRyMcXiiJ-5vRjfD5wX5P5uMTksO7ap6TU67GOw5TLHYd-IFSZv6RsH5nZmZ0A9pcA4Au3xwZrxKrLNE/s1600/Contoh+Bahan+Dasar+Flour+Clay.jpg
  • Jumping Clay
    Jumpling clay adalah jenis clay yang terbuat dari bahan non-toxic, sangat lembut dan ringan, yang mudah dibentuk karena bersifat fleksibel dan akan mengeras dalam 24 jam pada suhu ruangan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtaU7v65a_oFfkMVciED3aIXXmsWKL4mizCMOOhfI_S1QZC8L5dvSuMzUn0byn2s3uIna3NgkNXK12bmXw1u9ShBQrfyMOzwYPMD5x8fwHe7hNoXpm7x4ilEFPHNXj0uozSPmgS-ol0YI/s1600/Contoh+Jumping+Clay.jpg
  • Air Dry Clay
    Jenis clay ini memiliki sifat hampir sama dengan jumping clay, namun memiliki hasil akhir yang lebih padat. Pemrosesan akhirnya dengan cara diangin-anginkan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixJU6FSx5T2dMK_-8ZbPoi7Ybn-9oBikPwB79j1wqAOWhyw78utD2ZDRCkDh4ruMSPJxe6L9_D3dWTybNVKHhVU7FHyWCUlCzSDs7f9YfxtmZiJ2TQ3ZIWuzZ-P_JbgYgSVovLTymnjSw/s1600/Contoh+Air+Dry+Clay.jpg
  • Polymer Clay
    Merupakan jenis clay paling baik, relatif mahal harganya dan masih jarang dijual di Indonesia. Hasil akhir polymer clay adalah dengan cara dikeringkan dengan memakai oven.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVrlhIyDueuk4WVePDerBGEIfFl14YXC7IrHi6qsAFrqIHm0mY-XErjsaUu_BV-6xmS_5aPFT3H30ufuJDbNj2UmmV9R5xwxdm789kQz77t-u8DG9VwfbyKRhK_gMKwMdq1FWdLXM2VS8/s1600/Contoh+polymer+Clay.jpg



3. Contoh Produk kerajinan dari bahan Lunak serta cara membuatnya
*    Sabun Batangan(bunga)
bunga dari sabun batangan
Keunikan dari kerajinan tangan ini adalah bentuk dan warnanya yang menyerupai bunga. Bunga sabun ini dapat dimanfaatkan sebagai penghias sekaligus pengharum ruangan. Bunga sabun ini tidak hanya indah dipandang namun juga menyebarkan aroma harum dan segar di sekitarnya meskipun sudah dicampur dengan tepung. Selain itu, cocok juga dijadikan souvenir ataupun hadiah. Berikut cara pembutan bunga dari sabun batangan.
Alat dan bahan yang digunakan :
1.   Sabun batangan ( pilih warna sesuai selera )
2.   Air hangat
3.   Tepung maizena ( secukupnya )
4.   Pewarna makanan bila perlu
5.   Baskom/ wadah
6. Batang lidi
Cara pembuatan bunga dari sabun batangan adalah :
1.   Parut sabun batangan di dalam baskom/ wadah
2.   Masukkan tepung maizena ke dalam wadah dan aduk hingga tercampur
3.   Tambahkan air hangat sedikit demi sedikit, sambil uleni adonan sampai kalis
4.   Tambahkan pewarna makanan jika diperlukan
5.   Jika adonan sudah cukup pipih, lilitkan pada ujung tusuk sate/batang lidi.
6.   lakukan poin 5 dan 6 berulang, pada tusuk sate/batang lidi yang sama hingga tumpukan pipihan adonan sabun menyerupai bunga. Dan jadilah bunga dari sabun batangan yang cantik.
*   Parafin(lilin hias)
http://langkahmembuat.com/wp-content/uploads/2012/11/298814_0_Lilin_Hias-300x300.jpg
Peralatan :
Wadah
Cetakan
Kuas
Kompor

 

Bahan untuk membuat lilin hias  :
Pewarna lilin
Hiasan
Parafin elastis
White oil
Parfum
Langkah-langkah :
·         Parafin elastis dicampur dengan white oil didalam wadah, kemudian dipanaskan sampai leleh dan aduk sampai rata.
·         Lilin bening ditambah pewarna, berikan warna yang sesuai.
·         Tuangkan ke cetakan, jangan lupa sumbunya.
·         Hal penting yang harus diperhatikan untuk cara membuat lilin hias :
·         Cairan lilin dapat dituangkan diwadah permanen dengan lilinnya dan hiasi.
·         Cara membuat lilin hias sebaiknya gunakan cetakan yang terbuat dari stainless atau cetakan silikon.
·         Saat mencetak lilin dalam cetakan plastik, terkadang susah untuk dikeluarkan dari cetakan. Caranya masukkan lilin yang telah dicetak kedalam kulkas, maka akan mudah dikeluarkan dari cetakannya.
·         Cara membuat lilin hias agar menghasilkan sumbu yang baik dan tidak banyak asap, mak sebelumnya harus direndam terlebih dahulu dalam air garam selama 3 jam. Setelah dikeringkan baru bisa digunakan sebagai sumbu lilin dengan hasil yang baik.
*   Tanah Liat(anjing kecil)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgBIijVqZd6iReRN-YfUnO-QnKr04LHfRpkZUrnxUkPanJPDZxRTHFh46teCtwMzE7sSrLRN5Sdh8AHfZhjiUEQ6EZbeF12fvLhDG8RqMj2BzI0J28VpKg3bE9NxcRhE3DHOgBFXbt5mCJ/s1600/anjing+tanah+liat2.jpg
Alat dan bahan yang dibutuhkan :
Tanah liat atau plastisin yang telah diberi warna krem ​​atau putih, hitam, coklat, dan merah
Tusuk gigi
Cara membuatnya :
·         Bentuk terlebih dahulu tanah liat menjadi bagian-bagian seperti anjing
·         Lalu gunakan tusuk gigi untuk menyatukan bagian tibuh dengan kepala
·         Tekan tanah liat atau plastisin yang berbentuk kepala, kaki dan lainnya agar menyatu.
·         Tekan bagian telinga ke bagian kepala dan lekatkan bagian ekor yang telah digulung kecil ke bagian belakang badan anjing.
Untuk bagian wajah, dorong bagian pipi dengan menggunakan jari atau bila perlu gunakan tusuk gigi, kemudian tambahkan hidung segitiga hitam. 
·         Ratakan lingkaran tanah liat coklat ke wajah untuk membuat tempat mata anjing akan dipasang.
·         Gunakan tusuk gigi untuk membuat lubang kumis dan tanda tangan.
Tekan bagian lidah merah, dan gunakan tusuk gigi untuk menempatkannya tepat di bawah pipi, kemudian ukir garis di tengahnya lidah.
*   Clay
Bahan:
25gr tapioka
20gr maizena
20gr tepung beras
50gr lem fox
1sdt benzoat (pengawet makanan)

Cara membuat:
Untuk pewarna saya memakai cat poster, pakai cat air bisa juga, tapi kalau pakai cat poster, pakainya cuma sedikit warnanya sudah jadi seperti yang kita inginkan, kalau pakai cat air,  pemakaiannya boros, warnanya tetap samar.
Setelah bahan dicampur dan diuleni, kalo masih terasa lembek tambah tapioka dan uleni lagi, tambahannya dikira-kira aja, jangan pakai terigu, karena terigu membuat warna kusam dan adonan menjadi keras.
Sebelum di kasih warna, sebaiknya diberi warna putih dulu, karena warna asli clay kalau sudah kering dan jika tidak di beri warna putih, warnanya kusam.
Sesudah di beri warna putih, baru di beri warna yang kita inginkan.

Kerajinan Tangan dari Flanel(katak)

http://female.store.co.id/images/Image/images/22052011.jpg
Bahan dan alat yang digunakan :
  1. kain flanel
  2. benang sulam
  3. jarum jahit
  4. dakron/kapas
  5. manik-manik
  6. lem serbaguna (all pupose adhesive), lem PVAc.
  7. glue gun (lem tembak)
  8. gunting
  9. bahan pelengkap (gantungan kunci, gantungan handphone, jepit rambut, karet rambut, bros
Cara membuat :
1. Membuat pola dari kertas kemudian di gunting.
2. Gunting kain flanel sesuai pola yang sudah dibuat di kertas.
3. Pasang mata dan buat bentuk mulut pada kain flanel bentuk keropi. Untuk memasang mata bisa menggunakan lem tembak. Untuk membuat mulut menggunakan tusuk tikam jejak.
http://female.store.co.id/images/Image/images/20052011.jpg
4. Gabungkan kedua lembar kain flanel bentuk keropi, jahi sekelilingnya menggunakan tusuk feston. Sisakan sedikit bagian untuk memasukkan dakron kemudian setelah selesai memasukkan dakron selesaikan dengan menjahit menggunakan tusuk feston.
http://female.store.co.id/images/Image/images/20052011%28001%29.jpg
5. Dibagian atasnya selipkan tali untuk mengaitkan gantungan kunci.
6. Gunting kain flanel dengan bentuk bulat untuk ditempelkan di pipi.




1 komentar:

  1. Terima kasih atas infonya,artikel ini sangat berguna sekali bagi saya

    BalasHapus